Jumat, 05 Juni 2015

Kegiatan Mengatasi Sampah Dalam Lingkungan Hidup By : ( Darwin_1801425590 )




Pengolahan sampah adalah pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaur-ulangan, atau pembuangan dari material sampah. Pengolahan sampah memiliki tujuan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap kesehatan, lingkungan, atau keindahan, memulihkan sumber daya alam, dan mengubah sampah menjadi materialyang memiliki nilai ekonomis, dan tidak berbahaya. Pengolahan sampah memiliki manfaat untuk penghematan sumber daya alam, penghematan energi, penghematan lahan TPA, dan menjadikan lingkungan asri. Metode dari pengolahan sampah tergantung dari tipe zat sampah, tanah yang digunakan untuk mengolah, dan ketersediaan area. Ada lima metode pengolahan sampah antara lain pembuangan, pembakaran atau kremasi, daur ulang, pengkomposan, dan minimalisasi sampah.


Metode pembuangan dapat dilakukan dengan penimbunan darat yaitu pembuangan yang dilakukan di tanah yang ditinggalkan, lubang pertambangan atau lubang-lubang dalam. Berbeda dengan metode pembuangan, metode pembakaran atau kremasi melibatkan pembakaran zat sampah yang berubah menjadi panas, gas, uap, dan abu. Ada dua jenis metode daur ulang yaitu mengambil bahan sampah untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar untuk membangkitkan listrik dan mengumpulkan serta menggunakan kembali sampah yang dibuang. Sampah yang bisa kita daur ulang antara lain sampah kaleng minum aluminium, kaleng baja makanan/minuman, botol kaca, botol HDPE dan PET, kertas karton, koran, majalah, kardus, dan plastik. Selain metode daur ulang, ada pula metode pengkomposan yang bisa digunakan sebagai pupuk dan pembangkit listrik karena mengandung gas methana. Sampah yang bisa kita buat sebagai pupuk seperti sampah sisa makanan, kertas, dan zat tanaman.


Metode minimalisasi sampah dapat kita lakukan dengan berbagai cara antara lain penggunaan kembali barang bekas pakai, memperbaiki barang yang rusak, da menghindari penggunaan barang satu kali pakai. Tidak hanya itu, kita dapat juga mendesain produk supaya bisa diisi ulang dan digunakan lagi atau kita dapat mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar